Ibuku
Hari ini tanggal 24 Agustus 2022 tepatnya dihari ulang tahun ibuku yang ke 65 tahun, aku coba menuliskan sepenggal cerita dari ibuku.
Ibuku adalah seorang gadis desa yang tinggal ditepian danau yang dijuluki oleh turis mancanegara sebagai kristal like yaitu Danau Maninjau Sumatera Barat. Tidak berbeda dengan gadis lain ibuku bersekolah yang letakknya agak jauh dari kampungnya,,,bersama teman- temannya dia bersekolah berjalan kaki. Tetapi ibuku dan teman-temannya kos didekat sekolahnya. Sampai suatu ketika ibuku akan menyelesaikan studinya pada saat itu tsanawiyah setingkat dengan SLTP.
Kisah dimulai dari sini. Pada saat bulan ramadhan di tahun 1975 ,ada sekawanan para pemuda yang melintas dikampung ibuku yang sedang jalan- jalan keliling danau pada saat itu hari akan magrib,nenekku pada saat itu sedang berjualan pensi atau remis melihat para pemuda ini yang hampir saatnya berbuka puasa masih di jalan dan menanyakan akan kemana,,,salah seorang pemuda menjawab akan mencari kawannya yang bernama yusri yang bersekolah dikampungnya. Kebenaran yusri adalah anak tertua nenekku yang laki-laki.karena kawan anaknya maka ditawari untuk mampir dan berbuka dirumah nenekku.
Di rumah ada ibuku,,,ibuku terbilang gadis desa yang lugu dan memiliki paras yang manis. salah seorang pemuda terpikat melihat paras ibuku. Pemuda itu suatu saat menjadi Bapakku. Dengan berbagai cara dia meminta memperistri ibuku,,,nenekku pertamanya tidak mau dikemudian hari diketahui ternyata bapakku sudah beristri dan memiliki anak. Ibuku juga tidak mau dikarenakan ia ingin mempersiapkan pendidikannya. Hari berganti hari karena rayuan bapakku kepada nenekku akhirnya ibuku menikah dengan bapakku. Tetapi dalam perjalanan pernikahannya ibuku sangat tersiksa,,,dia hidup di madu,,,istri tua selalu meneror,,,bapakku tidak bertanggung jawab. Dari aku didalam kandungan sampai lahir tidak pernah dijengguk. Akhirnya diumurku 11 bulan di tahun 1977 ibuku,aku dan kakekku pergi merantau ke daerah Lampung.
Sampai di Lampung hidup kami sangatlah susah. Nenekku yang lebih dahulu merantau ke Lampung bersama dengan adik ibuku.Nenekku mengontrak di rumah geribik ( bilik bambu ) dan berlantaikan tanah,,,untuk memenuhi kehidupan kami kakek dan adik ibu yang paling kecil mencari pensi/ remis,,,di masak lalu di jual,,,begitulah demi sesuap nasi.
Ketika umurku lebih kurang 2 tahun,ibuku yang kala itu terbilang masih sangat muda berumur 21 tahun kembali ke kampung untuk mengurus perceraiannya. Setelah resmi bercerai,ibuku kembali lagi ke Lampung.Setahun kemudian ibuku menemukan jodohnya. Jodohnya juga orang minang yang keluarganya sudah lama merantau ke Lampung. Jodohnya adalah seorang duda yang ditinggal lari oleh istrinya. Domisili ayah sambungku lebih kurang 45 menit dari tempat kami tinggal di daerah lampung.
Singkat cerita ibuku selama berumah tangga denga ayah sambungku dia juga tidak bahagia,ayahku selalu cemburu,ibuku tidak bisa bergaul dengan orang lain. Kecemburuan ayah sambungku mungkin dari pengalaman beliau yang ditinggal lari oleh istri pertamanya. Memang ayah sambungku banyak memiliki kekurangan,baik segi kesehatan maupun penampilan. Belum lagi keluarga ayah sambungku termasuk mertua ibuku selalu curiga. Oh iya ayah sambungku memiliki usaha berdagang pakaian dan kelontongan.
Sembilan tahun ibuku membina rumah tangga namun akhirnya runtuh juga. Disaat itu aku bersekolah kelas 1 SMP .
Semenjak ibuku bercerai dengan ayah sambungku kehidupan kami semakin sulit. Saat itu nenek ,kakek beserta saudara ibuku sudah kembali ke kampung atas permintaan kakak tertua ibuku. Ibuku berjualan di kaki 5,memang berat kehidupan saat itu. Sampai aku SMA, aku pernah bertanya kepada ibuku, Mak...kalau tamat SMA ini aku ngak melanjutkan kuliah ya? Pada saat itu aku termasuk siswa yang pandai di sekolah,aku selalu juara kelas. ...mendengar pertanyaanku ibuku diam saja. Sudah sekolah aja dulu,,,masalah kuliah hanya tuhan yang tau jawab ibuku. Ternyata pertanyaan dariku menjadi pikiran oleh ibuku...
Pada saat itu ibuku mendengar lowongan pekerjaan menjadi TKW ke luar negeri. Di urusnya lah semua persyaratan untuk dapat pergi ke luar negeri. Setelah semua persyaratan lengkap lalu dia pergi ke Jakarta untuk mendaftar. Dia minta diantar ke Jakarta dengan keluarga kami karena dia tidak tau dengan kota Jakarta. Sesampai di Jakarta dia ceritakan maksud dan tujuannya kepada kerabat. Oleh kerabat dia tidak boleh mengikuti menjadi TKW ke luar negeri. Cari aja pekerjaan di sini,,,mengapa harus ke luar negeri kata salah seorang kerabatnya. Pada saat itu aku madih kelas 2 SMA,aku tinggal di lampung bersana adik ibuku.
Akhirnya ibuku dengan keberaniannya mencari kerja di Jakarta,dia diterima bekerja di kompeksi. Ibuku single parent membesarkanku dengan segenap tenaganya. Ibuku selalu mengirimi kami uang setiap bulan ke Lampung.
Singkat cerita, aku tamat SMA aku mendaftar di salah satu peguruan tinggi terkenal di Yogyakarta jalur siswa berprestasi tetapi belum rezeki,aku juga mendaftar disalah satu perguruan tinggi di Lampung juga belum rezeki. Akhirnya aku pergi ke Jakarta menemui ibuku.
Sesampai di Jakarta aku ikut bersama ibuku,kebenaran ibuku menumpang tinggal bersama kerabatnya. Pada suatu hari ada sepupu ibuku akan pulang ke kampung,oleh ibuku aku disuruh pulang kampung terlebih dahulu untuk bertemu nenekku. Aku pulang kampung bersama kerabat kami. Dalam perjalanan pulang kami pergi dahulu ke Palembang karena ada kerabat juga di Palembang,dari Palembang kami pergi ke kampung Sumatera Barat.
Sesampai di Sumatera Barat aku menemui bibiku adik bungsu dari ibuku. Setelah aku menemui nenekku. Rencana aku,aku akan kembali ke Jakarta. Oleh bibiku aku tidak boleh kembali ke Jakarta. Aku di minta tinggal di kampung. Aku mengganggur setahun . Ditahun berikutnya aku diminta bibiku untuk mendaftar kuliah di PGSD IKIP PADANG.
Aku mendaftar kuliah di PGSD jalur tes,Alhamdulillah aku lulus D2 PGSD tahun 1998. Di tahun 1997 ibuku menemui jodohnya di Jakarta. Tahun 1998 aku wisuda. Selesai wisuda aku honor di kampungku. Ditahun yang sama bulan November 1998 ada pembukaan tes PNS, awsl tahun 1999 pengumumam tes keluar Alhamdulillah aku dan kawan-kawan semua yang ikut tes lulus CPNS, tetapi menunggu SK keluar yang lama 1 tahun penantian. Maret 2000 SK PNS keluar, Oktober 2000 LPJ, awal tahun 2001 SK PNS keluar dan aku ditempatkan bukan dikampungku tetapi di satu kecamatan. Juli 2001 aku menikah dengan pemuda yang satu kampung denganku,tetapi pemuda itu juga PNS propesi guru olah raga tetapi diangkat didaerah Riau. Kami LDR pada saat itu,ditahun 2006 saya pindah dari Sumatera Barat ke daerah Riau.
Itulah sepenggal cerita aku dan ibuku,,,
Aku...
Pelalawan.
Tukisan ibu bagus. Lanjutkan saja bun.semuanya ada hikmahnya.
BalasHapus